I miss T-Mac

1 01 2009

Aksi T-Mac selama ini hanya aku lihat lewat VCD atau kilasan berita di TV. Lupa kapan terakhir kali aku lihat dia main full satu game. Padahal dia salah satu superstar di NBA dengan klub yang memiliki prospek cerah tahun ini, Houston Rockets, serta bermain dengan salah satu duta NBA Yao Ming serta pemain yang termasuk dalam daftar big transfer awal musim ini, Ron Artest (dari Sacramento Kings). Tapi jarang aku meihat siaran langsung atau tundanya di TV.

Tapi pagi kerinduan itu sedikit terobati dengan disiarkannya pertandingan antara Houston Rockets dan Milwaukee Bucks oleh Vision 1 Sport yang berlangsung di kandang Rockets, Toyota Center. Merupakan pertandingan terkahir bagi ke-2 tim di tahun 2008, dan disaksikan lebih dari 18.000 penonton, kedua tim bermain ngotot untuk meraih kemenangan terakhir di tahun 2008.

Di partai ini dapat terlihat daerah paint (bawah keranjang/key hole) “berwarna” putih dengan duel dua big man terbaik NBA dan internasional saat ini, Yao Ming (Rockets/China) dan Andre Bogut. Perseteruan keduanya berlangsung ketat dan memaksa Bogut mendapat foul out di kuarter 4 dan Yao Ming juga mendapat 5 foul. Namun Yao Ming lebih baik karena mampu mengemas 20 poin dan 10 rebound.

Bucks memberikan perlawanan melalui pemain bintangnya, yang juga memperkuat tim Olimpiade Amerika di Beijing, Michael Redd yang mencetak 20 poin.

Partai ini berkahir untuk kemenangan Rockets 85 – 81. Rockets kini becokol di posisi 5 Wilayah Barat dengan rekor menang – kalah 21 – 12. Sedangkan dengan kekalahan ini rekor menang kalah Bucks menjadi 15 – 18 dan bercokol di posisi 8 Wilayah Timur.

Namun di game ini saya rindu permainan ciamik Tracy McGray (T-Mac). Kelincahan dan kelihaian T-Mac dalam mencetak poin, baik dengan shooting, drive, atau slam dunk, tidak terlihat. Bahkan tercatat hanya satu kali dia melakukan drive (terobosan) ke pertahanan Bucks. Lay up-nya tidak masuk tapi mendapat 2 kali kesempatan free throw karena di-foul. And guess what, he missed both !!!

Well, T-Mac still T-Mac. Dia masih seorang superstar. Statistiknya yang hanya mengemas 7 poin dan 10 assist memang terlihat kurang berarti, namun “jiwa” yang dia bawa dalam tim ini, khususnya game ini, membuat Rockets mampu menahan kepercayaan tinggi tim Bucks yang sehari sebelumnya mengalahkan Spurs di kandang. So, yang penting timnya tetap menang saya pikir T-Mac tetap senang berapapun poin yang dia raih ;)


Tindakan

Information

Tinggalkan komentar